Jumat, 06 September 2019

Konflik kehidupan pribadi_tugas essay 5 PPS ODIPUS

Nama : RAMLAN HAPID IBRAHIM
PRODI : S1 KEPERAWATAN
Kel.       : 7

                        KONFLIK KEHIDUPAN PRIBADI
          Konflik adalah suatu proses sosial antara dua individu atau kelompok sosial dimana masing-masing pihak berusaha untuk menyingkirkan pihak lain demi mencapai tujuannya dengan cara memberikan perlawanan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan.Tetapi ada juga konflik yang tanpa kekerasan hanya dengan perdebatan yang sangat memanas sehingga menimbulka ancaman dan kekerasan.
           Kehidupan manusia tidak lepas dari yang namanya konflik, ada konflik antar kelompok, antar pribadi, dalam kehidupan saya pribadi saya dengan adik pernah mengalami konflik yang sangat luar biasa yaitu, ketika kita berbeda pendapa, dan berebutan sesuatu itu hal yang sewajarnya, untuk itu konflik tersebut tidak hanya datang sekali saja malahan sering terjadi konflik dengan sang adik.
          Tentunya konflik antara adik dan kakak tersebut disebabkan oleh beragam alasan yang bisa difahami oleh orang tua. Diantara pemicu konflik yang paling sering terjadi yakni karena adanya kecemburuan salah satu anak kepada anak yang lain. Memang pertengkaran adik kakak ini pasti pernah dialami oleh setiap orang tua. Namun ada baiknya kita melakukan langkah preventif guna menghindari konflik berkepanjangan.
            Dalam hal tersebut, setia konflik pasti ada jalan keluarnya yaitu salah satu ada yang mengalah, dan bicara dengan cara baik-baik, anak yang punya adek, kakak biasanya akan bersikap sebagaimana orang yang ingin menunjukan posisinya sebagai sosok yang lebih tua. Anak pertama biasanya akan merasa lebih hebat sehingga cara mengajari sesuatu kepada adiknya cenderung memerintah.
          Selain itu, adapun menyelesaikannya, yaituada seorang yang menggalahnya,  Berbeda dan sering berdebat boleh. Tapi, jangan lupa untuk tetap saling memperhatikan tapi saya  bukan orang asing yang akan saling berprasangka. Menjaga kebaikan tetap ada bisa mengimbangi kondisi hubungan saya dan adik saya. Dan yang intinya caraenyelesaikannya saling mengalah dan saling percaya.
     
   

Peran perawat dalam menghadapi revolusi industri 4.0 _tigas essay 4 PPS ODIPUS

Nama : RAMLAN HAPID IBRAHIM
PRODI : S1 KEPERAWATAN
Kel.       : 7
                  PERAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0
          Revolusi industri 4.0 yang saya iketahui sebagai perubahan cara kerja yang serba canggih dan simpel Dalam era revolusi industri 4.0 atau revolusi industri dunia ke empat ini, teknologi informasi telah menjadi basis utama dalam kehidupan manusia. Segala hal yang serba canggih itu bisa membuat penggunaa daya komputasi dan data yang tidakada batasannya, karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknolog.
         Perawat merupakan tenaga kerjakesehatan yang harus siap menghadapi industri kerja yang kian berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Keahlian kerja, kemampuan beradaptasi dan pola pikir yang dinamis menjadi tantangan bagi perawat di era revolusi industri 4.0 ini. Sehingga perawat turut wajib dapat menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi ini.
          Perawat harus mampu menciptakan kemampuan yang seoptimal mungkin dan berskil tinggi. Selain itu, mampu beradaptasi dengan revolusi industri 4.0 adalah salah satu cara yang dapat dilakukan perawat untuk meningkatkan daya saing terhadap kompetitor dan daya tarik bagi instansi kesehatan. Perawat saat ini harus bisa mengimbangi dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang berbasis teknologi.
          Perawat memiliki peran besar dan penting dalam memberikan pelayanan sesuai standar keperawatan. Pasalnya, perawat merupakan tenaga medis yang berada di sisi pasien paling lama dibandingkan dengan tenaga kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kemampuan untuk memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien secara berkualitas dan aman sangat dibutuhkan.
         Perawat saat ini tidak hanya dituntut bisa menjadi penyedia layanan keperawatan yang berkualitas semata. Bahkan, perawat sangat diharapkan pula mampu menjadi advokat bagi para pasien. Peran sebagai advokat yaitu untuk membantu pasien dan keluarga dalam memberikan informasi dari pemberi pelayanan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien.



KONFLIK KEHIDUPAN PRIBADI
          Konflik adalah suatu proses sosial antara dua individu atau kelompok sosial dimana masing-masing pihak berusaha untuk menyingkirkan pihak lain demi mencapai tujuannya dengan cara memberikan perlawanan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan.Tetapi ada juga konflik yang tanpa kekerasan hanya dengan perdebatan yang sangat memanas sehingga menimbulka ancaman dan kekerasan.
           Kehidupan manusia tidak lepas dari yang namanya konflik, ada konflik antar kelompok, antar pribadi, dalam kehidupan saya pribadi saya dengan adik pernah mengalami konflik yang sangat luar biasa yaitu, ketika kita berbeda pendapa, dan berebutan sesuatu itu hal yang sewajarnya, untuk itu konflik tersebut tidak hanya datang sekali saja malahan sering terjadi konflik dengan sang adik.
          Tentunya konflik antara adik dan kakak tersebut disebabkan oleh beragam alasan yang bisa difahami oleh orang tua. Diantara pemicu konflik yang paling sering terjadi yakni karena adanya kecemburuan salah satu anak kepada anak yang lain. Memang pertengkaran adik kakak ini pasti pernah dialami oleh setiap orang tua. Namun ada baiknya kita melakukan langkah preventif guna menghindari konflik berkepanjangan.
            Dalam hal tersebut, setia konflik pasti ada jalan keluarnya yaitu salah satu ada yang mengalah, dan bicara dengan cara baik-baik, anak yang punya adek, kakak biasanya akan bersikap sebagaimana orang yang ingin menunjukan posisinya sebagai sosok yang lebih tua. Anak pertama biasanya akan merasa lebih hebat sehingga cara mengajari sesuatu kepada adiknya cenderung memerintah.
          Selain itu, adapun menyelesaikannya, yaituada seorang yang menggalahnya,  Berbeda dan sering berdebat boleh. Tapi, jangan lupa untuk tetap saling memperhatikan tapi saya  bukan orang asing yang akan saling berprasangka. Menjaga kebaikan tetap ada bisa mengimbangi kondisi hubungan saya dan adik saya. Dan yang intinya caraenyelesaikannya saling mengalah dan saling percaya.
       
     

Mahasiswa berjiwa leadership_Tugas essay 3 PPS ODIPUS

Nama : Ramlan Hapid Ibrahim
Prodi   : S1 Keperawatan
Kel       : 7
          Mahasiswa yang memiliki jiwa leadership menurut saya sangat penting, karena leadership merupakan bagian dari karakter, sikap, kepribadian, untuk itu mahasiswa leadership sangat penting karena leadership membutuhkan suatu proses yang memberi arti pada kerjasama dan dihasilkan dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan, contohnya di UKM yamg ada di kampus, dan organisasi lainnya ya, pasti membutuhkan seorang mahasiswa yang berjiwa leadership.
          Saat ini karakter mahasiswa yang dibutuhkan adalah bukan sekedar mahasiswa yang pintar dalam akademisnya saja, tetapi juga yang pandai berbicara, profesional dalam kehidupan. Untuk mencapai karakter mahasiswa yang berjiwa leadership tidaklah mudah. Mahasiswa memerlukan konsep dan tindakan nyata untuk membangun sikap demi mencapai itu semua.  Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan dan melatih jiwa kepemimpinan kita. Misalnya, mengikuti organisasi kampus atau UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).
          Dengan mengikuti organisasi, kita bisa mengasah kemampuan berkomunikasi, berdiskusi, dan berinteraksi. Selain itu kita juga dapat membentuk pola pikir yang lebih baik. Namun rasa malas juga mempengaruhi banyak mahasiswa untuk tidak berorganisasi, beberapa diantara mereka mengatakan berorganisasi hanya banyak menguras tenaga, bahkan ada yang berpendapat bahwa berorganisasi hanya membuang-buang waktu saja, dan bukanlah semata mata masuk organisasi itu hanya ingin terkenal.
          Karakter yang diperlukan seorang pemimpin yaitu keadilan dalam memperlakukan orang lain, dapat meregulasi emosi dan tujuan, berhati-hati dan bijaksana dalam melihat dari sudut pandang orang lain, serta memiliki keberanian dalam melakukan sesuatu yang benar atau mengambil resiko dan Mengupayakan kesejahteraan bagi orang banyak sehingga menjadi berguna bagi semua orang Bukan sebaliknya, dan bukanlah mahasiswa yang tidak disiplin atau selalu melanggar peraturan.
          Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk bekerja dengan orang lain, salah satu dengan atasannya, staf, teman sekerja atau atasan lain dalam organisasi sebaik orang diluar organisasi. Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas, mengadakan evaluasi, untuk mencapai tujuan yang terbaik. Pemimpin bertanggung jawab untuk kesuksesan stafnya tanpa kegagala,Kemudian pemimpin harus mengatur waktu secara efektif, dan menyelesaikan masalah secara efektif.

Looking For Identity _Tugas essay 2 PPS ODIPUS

Nama :Ramlan Hapid Ibrahim
Kel. : 7 (GARDNER SEWALL)

                      LOOKING FOR IDENTITY
          Hallo saya Ramlan Hapid Ibrahim dari prodi S1, disini saya akan menceritakan tujuan dan alasan menjadi seorang perawat, tujuan menjadi seorang perawat karena saya punya kaka dan sodara yang berprofesi di bidang kesehatan, untuk itu saya masuk keperawatan karena untuk mempermudah kerjasama dengan sodara untuk membuka klinik,selain itu saya pun sangat menginginkan masuk ke keperawatan karena saya pun pernah ingin menjadi seorang TNI, tetapi belum tercapai karena belum memenuhi syarat, dan kebetulan seoramg perawat bisa masuk ke perwira karir tentara, dan akhirnya niat saya semakin kuat menjadi seorang perawat yang cerdas, tangguh, dan profesional.
        Pada saat SMA saya pernah mempunyai rasa keraguan untuk memutuskan perguruan tinggi difakultas kesehatan dan khususnya diprodi keperawatan karena saya ingin masuk ke teknik, dan Mungkin takdir saya bukan menjadi seorang teknik, akhirnya tidak lulus di teknik,dan akhirnya saya memutuskan daftar keperawatan, tetapi dalam kegagalan tersebut saya tidak merasa kecewa berlaru-larut.
        Pada saat itu sebelum saya meyakinkan masuk ke keperawatan Saya mencari info lebih dalam tentang keperawaan, ternyata seorang perawat itupekerjaannya sangat mulia, kalau kita bekerja dengan ikhlas, jujur dan memberikan pelayanan yang terbaik, selain itu tenaga kerja keperawatan itu sangat dibutuhkan oleh rumah sakit, klinik, karena temaga kerja keperawatan itu di butuhkan lebih dari satu setiap ruangannya, dan saya meyakinkan bahwa saya tidak salah memilih prodi keperawatan.
        Untuk itu tidak lepas dari dukungan dan doa orang tua, akhirnya saya mengambil keputusan untuk menjadi seorang perawat, ketika nanti lulus saya akan mencoba dan berjuang demi tercapainya cita-cita dan harapan yang di inginkan oleh kedua orang tua saya, oleh karena itu saya dapat dukungan juga,jika setelah lulus dari keperawatan untuk daftar menjadi seorang perwira karir,akan tetapi saya tidak terlalu berharap menjadi seorang pewira karir, karena sekarang lebih terfokus menjadi seorang perawat.
           Untuk menyambut masa depan yang cerah sebagai perawat tentunya saya akan bersungguh-sungguh belajar, bekerja keras, dan yang terutama kita harus disiplin dalam setiap perjuangan ini, dalam hal tersebut kita harus melakukannya dengan hati, iklas dan tekun, karena kesuksesan itu tidak akan tercapai jika kalau kita masih ada yang kurang disiplin dalam perjuangan ini.

Tugas Essay 1 PPS ODIPUS

Nama      : Ramlan Hapid Ibrahim
Prodi.       : S1 KEPERAWATAN

                                   GARDNER SWELL
           Gardner sewall lahir lahir pada 5 Februari 1871,Newton,meninggal pada tanggal 20 Februari 1961, Providence, Rhode Island.
         Pada tahun 1890, Gardner lulus dari Miss Porter's School di Farmington, Connecticut. Dia memasuki Newport Rumah Sakit Pelatihan Sekolah Perawat ketika ia lebih dari tiga puluh.
          Pada tahun 1905, segera setelah lulus, Gardner menjadi direktur Providence Kabupaten Keperawatan Dasar, yang ia menuju hingga pensiun di tahun 1931.Khawatir bahwa boom dalam pekerjaan kesehatan masyarakat memimpin untuk kerja perawat kurang terlatih, LiLillian D. Wald, Gardner, dan lain-lain menusuk kelompok dua perawat nasional 'untuk mendirikan suatu badan standar. Hasilnya adalah Organisasi Nasional Perawatan Kesehatan Masyarakat (NOPHN), didirikan pada tahun 1912. Gardner membantu rancangan konstitusi, adalah aktif di dewan direksi pertama, dan berhasil Wald sebagai presiden NOPHN 1913-1916.
         Seperti NOPHN, pertama buku Gardner, Perawatan Kesehatan Masyarakat yang ditujukan untuk membimbing, menahan, dan standarisasi upaya perawat dan orang awam terjebak dalam antusiasme untuk kesehatan masyarakat. Perlakuan sistematik pertama subjek, itu direvisi pada tahun 1924 dan 1936 dan di media cetak hingga 1945. Dalam sebuah demonstrasi di seluruh dunia pengaruh metode keperawatan Amerika itu diterjemahkan ke bahasa Prancis, Spanyol, Cina, dan Jepang.
        Setelah dia pensiun, Gardner menerbitkan dua karya fiksii. Seperti Gardner, ia menulis sebuah buku berpengaruh saat sakit dan membuat sebuah program untuk melatih perawat kesehatan masyarakat di Itali.Buku ini berakhir, seperti yang dilakukan Jadi Build Kami, dengan pahlawan yang menegaskan senang di dipilih pekerjaannya fiksi Gardner dan banyak dari pidato nya, artikel, dan laporan merayakan nilai pekerjaan dalam kehidupan perempuan. bekerja Profesional menciptakan dihargai ikatan perkawanan dan pemuridan antara perempuan, dan hubungan egaliter antara perempuan dan laki-laki atau perempuan dan keluarga mereka. Gardner mencoba untuk menggambarkan wanita yang bahagia sebagai istri tinggal di rumah dan ibu, tetapi mereka tetap tokoh bayangan, hidup hanya dalam pelayanan sukarela mereka untuk perawatan kesehatan masyarakat.Dalam buku-bukunya itu adalah partisipasi dalam "perang panjang melawan penyakit dan penderitaan dan kematian" jompo yang membuat wanita senang.
       
          Karyatulis  gardner, meskipun kadang-kadang amatir adalah dokumen berharga dalam sejarah keperawatan, perempuan profesional, dan hati nurani masyarakat Amerika.Tidak ada pemimpin lain dalam upaya untuk membuat sebuah profesi keperawatan Amerika menulis secara terbuka tentang motif dan penghargaan. Meskipun dialog kayu nya, sempit, perspektif kelas atas, dan resolusi konflik mudah, Katharine Kent menawarkan potret bergerak dari seorang wanita yang mengejar otonomi dan seorang ibu dan Kristen yang ideal fundamental pelayanan.