Jumat, 06 September 2019

Peran perawat dalam menghadapi revolusi industri 4.0 _tigas essay 4 PPS ODIPUS

Nama : RAMLAN HAPID IBRAHIM
PRODI : S1 KEPERAWATAN
Kel.       : 7
                  PERAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0
          Revolusi industri 4.0 yang saya iketahui sebagai perubahan cara kerja yang serba canggih dan simpel Dalam era revolusi industri 4.0 atau revolusi industri dunia ke empat ini, teknologi informasi telah menjadi basis utama dalam kehidupan manusia. Segala hal yang serba canggih itu bisa membuat penggunaa daya komputasi dan data yang tidakada batasannya, karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknolog.
         Perawat merupakan tenaga kerjakesehatan yang harus siap menghadapi industri kerja yang kian berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Keahlian kerja, kemampuan beradaptasi dan pola pikir yang dinamis menjadi tantangan bagi perawat di era revolusi industri 4.0 ini. Sehingga perawat turut wajib dapat menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi ini.
          Perawat harus mampu menciptakan kemampuan yang seoptimal mungkin dan berskil tinggi. Selain itu, mampu beradaptasi dengan revolusi industri 4.0 adalah salah satu cara yang dapat dilakukan perawat untuk meningkatkan daya saing terhadap kompetitor dan daya tarik bagi instansi kesehatan. Perawat saat ini harus bisa mengimbangi dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang berbasis teknologi.
          Perawat memiliki peran besar dan penting dalam memberikan pelayanan sesuai standar keperawatan. Pasalnya, perawat merupakan tenaga medis yang berada di sisi pasien paling lama dibandingkan dengan tenaga kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kemampuan untuk memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien secara berkualitas dan aman sangat dibutuhkan.
         Perawat saat ini tidak hanya dituntut bisa menjadi penyedia layanan keperawatan yang berkualitas semata. Bahkan, perawat sangat diharapkan pula mampu menjadi advokat bagi para pasien. Peran sebagai advokat yaitu untuk membantu pasien dan keluarga dalam memberikan informasi dari pemberi pelayanan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien.



KONFLIK KEHIDUPAN PRIBADI
          Konflik adalah suatu proses sosial antara dua individu atau kelompok sosial dimana masing-masing pihak berusaha untuk menyingkirkan pihak lain demi mencapai tujuannya dengan cara memberikan perlawanan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan.Tetapi ada juga konflik yang tanpa kekerasan hanya dengan perdebatan yang sangat memanas sehingga menimbulka ancaman dan kekerasan.
           Kehidupan manusia tidak lepas dari yang namanya konflik, ada konflik antar kelompok, antar pribadi, dalam kehidupan saya pribadi saya dengan adik pernah mengalami konflik yang sangat luar biasa yaitu, ketika kita berbeda pendapa, dan berebutan sesuatu itu hal yang sewajarnya, untuk itu konflik tersebut tidak hanya datang sekali saja malahan sering terjadi konflik dengan sang adik.
          Tentunya konflik antara adik dan kakak tersebut disebabkan oleh beragam alasan yang bisa difahami oleh orang tua. Diantara pemicu konflik yang paling sering terjadi yakni karena adanya kecemburuan salah satu anak kepada anak yang lain. Memang pertengkaran adik kakak ini pasti pernah dialami oleh setiap orang tua. Namun ada baiknya kita melakukan langkah preventif guna menghindari konflik berkepanjangan.
            Dalam hal tersebut, setia konflik pasti ada jalan keluarnya yaitu salah satu ada yang mengalah, dan bicara dengan cara baik-baik, anak yang punya adek, kakak biasanya akan bersikap sebagaimana orang yang ingin menunjukan posisinya sebagai sosok yang lebih tua. Anak pertama biasanya akan merasa lebih hebat sehingga cara mengajari sesuatu kepada adiknya cenderung memerintah.
          Selain itu, adapun menyelesaikannya, yaituada seorang yang menggalahnya,  Berbeda dan sering berdebat boleh. Tapi, jangan lupa untuk tetap saling memperhatikan tapi saya  bukan orang asing yang akan saling berprasangka. Menjaga kebaikan tetap ada bisa mengimbangi kondisi hubungan saya dan adik saya. Dan yang intinya caraenyelesaikannya saling mengalah dan saling percaya.
       
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar